BREAKING NEWS

 


2026 Tahun Lompatan TNI AU: 6 Rafale Perkuat Pekanbaru, A400M Kedua Segera Tiba, dan Kontrak 12 M-346F Italia


 

DNN Indonesia | Jakarta, 7 September 2026 – Tentara Nasional Indonesia Angkatan Udara (TNI AU) memasuki era baru modernisasi alat utama sistem senjata (alutsista). Tiga armada baru menjadi pilar utama penguatan postur udara nasional tahun ini: Dassault Rafale, Airbus A400M Atlas, dan Leonardo M-346F Block 20.


Kepala Staf Angkatan Udara (KSAU) Marsekal TNI M. Tonny Harjono menegaskan kedatangan alutsista ini merupakan bagian dari penyusunan Postur TNI AU 2025-2044.


"Ke depan akan ada alutsista baru yang nanti ada 2026 kedatangan pesawat Rafale, yang ada A400M," ujar KSAU.


Poin-poin utama:


1. Rafale: Gelombang Pertama Sudah Mengudara dari Riau

Kementerian Pertahanan mengonfirmasi tiga unit pertama jet tempur Rafale telah tiba di Lanud Roesmin Nurjadin, Pekanbaru, pada 27 Januari 2026 dan secara administratif serta teknis telah diserahterimakan dan dapat dioperasikan TNI AU.


Tiga unit tersebut dengan nomor ekor T-0301, T-0302, dan T-0303 ditempatkan di Skadron Udara 12. Gelombang kedua sebanyak tiga unit dijadwalkan tiba pada April 2026, sehingga total enam unit Rafale akan beroperasi pada pertengahan tahun ini. Pengadaan ini merupakan realisasi kontrak 42 unit Rafale F4 dari Dassault Aviation Prancis yang ditandatangani Februari 2022. Sebagai persiapan, Skadron 12 telah melepas pesawat Hawk 109/209 ke Pontianak pada 7 Januari 2026.


2. A400M Atlas: Angkut Strategis Pertama di Asia Tenggara

Pesawat angkut berat Airbus A400M pertama dengan registrasi A-4001 mendarat perdana di Lanud Halim Perdanakusuma pada 3 November 2025, disambut dengan tradisi water salute oleh Presiden RI Prabowo Subianto, Menhan, dan Panglima TNI.


Kementerian Pertahanan melalui Karo Infohan Setjen Kemhan Brigjen TNI Rico Ricardo Sirait memastikan unit kedua akan tiba pada akhir Maret 2026. A400M menjadikan TNI AU sebagai operator pertama di Asia Tenggara. Pesawat ini memiliki kemampuan multiperan: angkut logistik berat, pengisian bahan bakar di udara (aerial refueling), evakuasi medis, hingga misi kemanusiaan.


3. M-346F Block 20: Investasi Masa Depan Penerbang Tempur

Pada 21 Juli 2026, di Istana Kepresidenan Jakarta, Kemhan RI resmi menandatangani kontrak pengadaan 12 unit jet tempur ringan multiperan Leonardo M-346F Block 20 dengan Leonardo dan mitra lokal PT ESystem Solutions Indonesia. Penandatanganan disaksikan langsung Presiden Prabowo Subianto.


Berbeda dengan dua armada di atas, M-346F dijadwalkan pengiriman bertahap mulai 2030. Pesawat ini akan menjadi tulang punggung pelatihan LIFT (Lead-In Fighter Training) untuk mempercepat transisi pilot TNI AU menuju pesawat tempur generasi baru seperti Rafale.


Karo Infohan Kemenhan menjelaskan pengadaan ini bertujuan meningkatkan kemampuan pelatihan sekaligus memperkuat kesiapan operasional TNI AU secara menyeluruh.


Dengan kehadiran ketiga platform ini, TNI AU menegaskan komitmennya dalam menjaga kedaulatan wilayah udara NKRI.


Untuk konfirmasi dan wawancara:

Puspen TNI AU / Biro Infohan Setjen Kemhan

Berita Terbaru
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image