BREAKING NEWS

Di Tengah Upacara HUT ke-81 RI, Pria Ini Sengaja Kenakan Baju “2019 Ganti Presiden”, Ada Pesan di Baliknya


 

JAKARTA | DNN Indonesia | Pemandangan berbeda terlihat di tengah rangkaian acara peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di kawasan Senayan, Jakarta, Senin (17/8/2026).



Di tengah suasana acara yang dipenuhi masyarakat dengan pakaian bernuansa merah putih, busana adat Nusantara, serta atribut bertema HUT ke-81 RI, seorang pria tampil mencolok dengan mengenakan kaus merah bertuliskan “#2019 GANTI PRESIDEN”.


Menariknya, kaus tersebut bukan pakaian lama yang masih tersimpan sejak momentum politik 2019. Berdasarkan keterangan yang disampaikan, kaus tersebut sengaja dibeli dan dikenakan kembali sebagai bentuk pesan atau aspirasi terhadap kondisi saat ini.


Pria tersebut ingin mengingat kembali suasana tahun 2019 yang menurut pandangannya merupakan masa ketika harga kebutuhan pokok dirasakan lebih terjangkau dan beban pajak belum seperti yang ia rasakan pada 2026.


Dengan mengenakan kaus tersebut di tengah acara kenegaraan HUT ke-81 RI, ia seolah ingin menyampaikan kerinduan terhadap kondisi ekonomi yang menurutnya lebih ringan pada masa tersebut.


“2019 Ganti Presiden” yang tertulis di kausnya pun bukan sekadar tulisan. Bagi pria tersebut, slogan itu menjadi simbol kritik sekaligus ungkapan keinginan agar kondisi kehidupan masyarakat, terutama menyangkut harga kebutuhan pokok dan beban ekonomi, dapat kembali dirasakan lebih ringan.


Sementara itu, masyarakat lain yang berada di lokasi terlihat mengenakan beragam pakaian adat dan atribut bertema Indonesia Berdaulat, Adil dan Makmur, sesuai semangat peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI.


Kehadiran pria tersebut menjadi salah satu pemandangan menarik di tengah acara. Di satu sisi, masyarakat merayakan kemerdekaan dengan penuh semangat. Di sisi lain, ia memilih menyampaikan aspirasi melalui sebuah kaus yang membawa pesan politik dari masa lalu.


Bagi dirinya, kembali ke “2019” bukan semata soal tahun, tetapi tentang harapan agar kebutuhan hidup masyarakat kembali terasa terjangkau dan beban ekonomi tidak semakin berat.


Catatan redaksi: Pernyataan mengenai kondisi harga kebutuhan pokok dan pajak merupakan pandangan atau persepsi pribadi narasumber dan tidak dimaksudkan sebagai kesimpulan bahwa seluruh harga dan beban pajak pada 2019 secara umum lebih rendah dibandingkan 2026.


//ss

Berita Terbaru
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image